Sabtu , 16 November 2019
Awal / Dunia / Pemkot Bogor Dukung Kebun Raya Warisan Dunia UNESCO

Pemkot Bogor Dukung Kebun Raya Warisan Dunia UNESCO

Spread the love

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung rencana pengusulan Kebun Raya Bogor menjadi Warisan Dunia (UNESCO World Heritage) karena sudah sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor dan visi Kota Bogor sebagai Kota Hijau (Green City) dan Kota Pusaka (Heritage City).

“Kita pasti 100 persen mendukung karena sejalan dengan visi Kota Bogor ke depan. Tinggal bagaimana kebutuhannya, Pemkot Bogor harus seperti apa. Kalau dilihat dari dokumen perencanaan kita kan sudah nyambung semua. Sudah ada di RPJMD kita,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya seusai menghadiri acara Focus Group Discussion Pengusulan Kebun Raya Bogor menjadi Warisan Dunia di Ruang Rafflesia, Gedung Konservasi, PKT Kebun Raya, LIPI, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Senin (22/01/18).

Ia bercerita ketika bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjabat dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini, bahwa Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor adalah surganya dunia dan aset luar biasa yang harus dikembangkan (Go Public).

Namun kata Bima, tantangan terbesarnya adalah pertama harus memiliki perspektif yang kokoh, solid mengenai kesimbangan antara konservasi, preservasi, dan aspek tourism. Jika dibandingkan dengan Kebun Raya di Singapura dan di Belanda, mereka sudah menjalankannya.

“Kalau belum selesai di situ belum bisa ke mana-mana. Jadi harus solid dan jelas sejauh mana komitmennya,” tuturnya.

Kedua adalah harus selaras antara penataan, pengembangan Kebun Raya dengan Kota Bogor. Bagaimana gagasan ke depan harus nyambung menjadikan sudut di Kota Bogor menjadi kota yang hijau dan menjadikan tempat untuk riset.

“Jadi, sebelum mengajukan sebagai warisan budaya harus selesai dengan semua itu,” kata Bima.

Di masa depan, pusat Kota Bogor sekitaran Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor akan menjadi kota tua. Tidak akan ada angkot, karena 2-3 tahun angkot akan menjadi feeder (pengumpan) saja. Kota Bogor menjadi Walkable City (kota pejalan kaki) yang sudah dimulai seputaran Sistem Satu Arah (SSA).

“Tahun ini akan dibangun kembali pedestrian di beberapa titik, seperti di Jalan Suryakencana, Otista, dan Sudirman. Ke depan, Kota Bogor akan memiliki wajah berbeda,” ujar Bima.

Sumber Rilis Pemkot

Tentang zoel snage

Baca Juga

Isi Pidato Lengkap Quraish Shihab dalam Pertemuan Pemimpin Agama Sedunia

Spread the loveBuitenzorg – Para pemimpin dan pemuka agama-agama se-dunia berkumpul di Abu Dhabi, Uni …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *