Benarkah Mencium Aroma Kopi Bisa Meningkatkan Kerja Otak?

oleh -163 views

Buitenzorg – Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Stevens Institute of Technology di New Jersey, Amerika Serikat (AS), yang menguji teori mereka pada mahasiswa bisnis yang mengikuti ujian aljabar. Para peneliti menguji teori apakah dengan mencium aroma kopi tanpa meminumnya kerja otak bisa meningkat.

Lewat penelitian ini, seperti dilansir dari Klik Dokter, didapatkan hasil bahwa performa para mahasiswa yang mencium aroma kopi di ruang ujian menjadi lebih baik. Ini karena otak mereka bereaksi seolah-olah mereka mengonsumsi kafein.

Para peneliti menyebut bahwa para partisipan menganggap performa mereka akan meningkat jika mereka mencium aroma kopi. Percaya akan kemampuan diri juga mungkin salah satu alasan mereka dapat menyelesaikan ujian dengan baik.

Meski demikian, penelitian ini tidak menyebutkan apakah efek kimiawi pada otak saat mencium aroma kopi sama dengan efek kafein jika diminum.

Meski mencium aroma kopi dikatakan berpengaruh terhadap kerja otak, tapi para peneliti mengesankan aroma tersebut memiliki efek plasebo. Ada faktor percaya bahwa aroma tersebut dapat memberikan respons positif (atau secara umum bisa juga negatif).

Sebaiknya hindari mengonsumsi kafein berlebih (lebih dari 500-600 mg per hari) jika Anda tak ingin mengalami gangguan tidur, gelisah, tremor, atau gangguan lambung. Jika Anda termasuk orang yang sensitif atau tidak suka kopi sebagai sumber kafein, mungkin dengan menghirup aroma kopi bisa membantu kerja otak meningkat. (*)