Kamis , 24 Oktober 2019
Awal / Kulinary / Minuman / Mengindentifikasi Kopi dari Tekstur dan Rasa

Mengindentifikasi Kopi dari Tekstur dan Rasa

Spread the love

Buitenzorg – Berbicara tentang kopi pasti tak ada ujungnya, karena setiap cangkir kopi selalu punya cara untuk menghasilkan cerita-cerita yang layak untuk dibagi. Tentang postinganku kali ini mungkin sedikit berbeda, jika biasanya aku akan mereview tentang caraku menikmati kopi lengkap dengan tempat yang aku kunjungi. Kali ini aku ingin mengulas tentang kopinya.

Kita mengenal ada berbagai macam racikan kopi, hal ini jugalah yang membuatku sedikit bimbang jika harus dihadapkan pada beberapa menu sekaligus. Espresso, americano, cappuccino, latte adalah beberapa variasi racikan kopi yang menjadi andalan beberapa coffee shop.

Ensy_2.jpg

Diantara banyaknya varian mana coba yang menjadi favorit kalian para penikmat kopi?

Aku yakin antara orang satu dan lainnya memiliki selera yang berbeda, ada yang benar-benar hanya ingin menikmati kopi yang hitam pekat, namun ada juga yang suka menambahkannya dengan susu. Apapun itu intinya tetap sama, menikmati kopi, titik..!!

Buat para penikmat kopi tentu sudah cukup familiar dengan varian kopi yang biasa di suguhkan di coffee shop, sedang untuk yang tak terbiasa tentu sedikit mengalami kesulitan untuk membedakannya.
Hal ini juga pernah aku alami dulu sewaktu belum bisa membedakan apa itu cappucino, apa itu latte, apa itu espresso atau bagaimana rasa moccacino.

Dilihat secara sepintas mungkin kesemuanya ini nampak sama, apalagi jika sudah tersaji dalam cangkir. Sumpah susah buat ngebedainnya. Kecuali espresso, tentu kopi ini paling menonjol dari segi rasa dan warna.
Nah supaya kita nggak kebingungan lagi pas di hadapkan dengan beberapa pilihan, boleh simak dulu penjelasan berikut.

Espresso

Meski memiliki rasa yang pahit, espresso (bukan expresso) adalah salah satu minuman yang menjadi favorit. Kopi hitam kental dan memiliki rasa yang begitu kuat ini terbuat dari kopi bubuk yang sangat halus kemudian dikemas jadi portafilter dan dimasukkan ke dalam mesin espresso.

Converso_4.jpg

(Menikmati Kopi Espresso di Converso Coffee Semarang)
Cara penyajiannya juga tergolong beda dengan kopi lain karena biasanya akan memakai gelas yang berukuran kecil. Di beberapa coffee shop ketika kita memesan minuman ini pasti akan diberikan juga air putih untuk menetralkan pahitnya.
Kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya, begitu halnya dengan espresso akan menemukan penikmat yang bisa memaknai rasa pahitnya menjadi sebuah minuman yang benar-benar ajib untuk dinikmati.

Latte

Terkadang orang sulit membedakan antara latte dengan cappucino. Kemiripan ini jugalah yang kemudian membuatku mencari tahu dari berbagai sumber dan menanyakan langsung kepada barista di coffee shop yang pernah aku datangi.

Ensy_1.jpg

(Menikmati Caffe Latte di Ensycoffedia Coffee Semarang)
Latte atau caffee latte secara sederhana kita mengenalnya sebagai kopi susu. Takaran penyajiannya adalah susu yang dipadukan dengan double shot espresso dan micro foam. Perbandingannya adalah sebesar 3:1. Dengan demikian rasa susunya akan lebih terasa.

Cappuccino

Nah setelah mengetahui seperti apa latte, sekarang kita pasti bisa membedakannya dengan cappuccino. Secara kasat mata, tekstur keduanya pun berbeda. Cappuccino sendiri terdiri dari tiga bagian yaitu espresso, steamed milk milk froth dengan perbandingan 1/3 :1/3 :1/3.

Ice Cappucinno.jpg

(Menikmati Ice cappuccino di Hans Kopi Semarang)
Ciri umum yang bisa membedakan cappuccino dengan latte adalah dalam hal penyajiannya. Jika latte selalu tersaji dengan memakai art di permukaannya, lain halnya dengan cappuccino yang biasanya akan bertaburan bubuk cokelat dan busa susu. Jelas sekali bukan perbedaanya.

Kopi3.jpg

(Menikmati Hot Cappuccino di Pondok Kopi Umbul Sidomukti)

Moccacino

Setelah tahu perbedaan antara latte dan cappucino sekarang kita akan semakin mudah membedakannya dengan moccacino karena secara anatomi bentuknya sudah berbeda.
Moccacino sendiri terdiri dari espresso yang dikombinasikan dengan cokelat bubuk, kemudian diberikan whiped cream di atasnya.

Kopi susu_3.jpg

(Menikmati Moccacino di Republik Nongkrong Coffee Semarang )
Pada dasarnya moccacino hampir sama dengan cappuccino hanya saja ada tambahan cokelat pada minuman ini sehingga rasanya tentu manis. Cocok buat mereka yang tak terlalu menyukai rasa pahit.

Americano

Kopi jenis ini adalah kopi hitam dengan cita rasa yang hampir sama dengan espresso namun tak terlalu kuat rasa pahitnya. Buat mereka yang tidak terbiasa dengan espresso, americano bisa menjadi pilihan.

Penang_6.jpg

(Menikmati americano Coffee di Warung Penang Semarang)
Nah sudah tau kan cara membedakan apa itu latte, seperti apa cappucino. Sekarang nggak ada alasan lagi buat bingung membedakannya. Eh salah masih tetap bingung tapi lebih kepada menentukan mau minum kopi apa tepatnya karena semuanya begitu menggoda untuk di nikmati.

Tetap sehat, tetap semangat biar bisa jalan-jalan lagi ya
Sampai jumpa postingan selanjutnya

Terima kasih kepada Kurator Indonesia @aiqabrago dan @levycore, kepada teman-teman Komunitas Steemit Indonesia serta kepada penikmat kopi di manapun berada. Mani saling berbagi, mari saling menguatkan.(*)

Tentang zoel snage

Baca Juga

Warkop waw Koaoyu

Spread the love  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *