Kamis , 24 Oktober 2019
Awal / Humaniora / Ridwan Kamil Dapat Gelar Baru di Ponpes Al Fath Sukabumi

Ridwan Kamil Dapat Gelar Baru di Ponpes Al Fath Sukabumi

Spread the love

Buitenzorg – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinobatkan menjadi warga kehormatan Waruka Sakabumi Pajajaran Museum Prabu Siliwangi di Pondok Pesantren Dzikir Al Fath, Sukabumi, Selasa (5/2/2019).

Emil sapaan akrab gubernur periode 2018-2023 itu juga sekaligus mendapatkan gelar Rama Agung Adijaya Perkasa. Upacara pengangkatan dan pemberian gelar itu langsung dipimpin Pimpinan Pondok Pesantren Al Fath KH Fajar Laksana. Dalam prosesi yang digelar dengan kebudayaan tradisional adat Sunda, mantan Wali Kota Bandung itu juga menerima tiga pusaka Sunda.

Ketiga pusaka Sunda itu yakni pusaka ikeut, pusaka iteuk (tongkat) dan pusaka kujang. “Kami memberikan gelar ini agar pemimpin Jawa Barat ini tetap memperhatikan orang-orang Sunda yang ada di Tatar Sunda,,,” ungkap KH Fàjar Laksana kepada awak media setelah prosesi di halaman Pontren Al Fath, Selasa sore.

Dia menuturkan pemberian gelar ini sebagai doa dan motivasi kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar bisa memimpin dengan memiliki kekuatan. Makanya diberikan gelar Rama Agung Adijaya Perkasa. “Rama itu orangtua, pemimpin. Agung itu mulia. Adi itu kekuatan sedangkan jaya itu jaya dan perkasa itu gagah,” tutur dia. “Diartikan keseluruhan adalah pemimpin atau orangtua yang mulia yang punya kekuatan dan jaya dan gagah perkasa,” sambungnya. Lebih lanjut, Fajar, menjelaskan Pamangku Waruka Sakabumi Pajajaran merupakan warga yang memiliki amanah untuk menjaga pusaka-pusaka Pajajaran yang tersimpan di Museum Prabu Siliwangi.

Pusàka-pusaka dari periode jaman prasejarah dan sejarah yang tersimpan di dalam museum, hampir 50 persen berasal dari warisan keluarga. Sedangkan lainnya berasal dari temuan dan penyerahan warga diluar lokasi situs kepurbakalaan. “Di museum ini tersimpan kurang lebih 500 item dari 10 variabel mulai arkeologi hingga geologi,” jelas Fajar yang mengaku dalam silsilah Prabu Siliwangi termasuk keturunan ke-17 dan dari Sunan Gunung Jati keturunan ke-15. Agar ingat amanah Ridwan Kamil mengungkapkan pemberian gelar dari KH Fajar Laksana yang diterimanya dapat dijadikan sebagai penguatan bahwa dirinya jangan sampai mencederai amanah. “Gelar tadi mengingatkan agar kita selalu punya nilai-nilai kepemimpinan,” ungkap Emil kepada wartawan selesai prosesi adat di halaman Pontren Al Fath.

Emil juga mengapresiasi Pemimpin Pontren Al Fath KH Fajar Laksana sebagai sosok yang multidimensi. Selain sebagai kyai, juga sebagai budayawan, ahli sejarah, ahli manajemen dan lainnya. “Kalau semua orang seperti beliau, Insya Allah Indonesia akan luar biasa,’ ujar dia.(*)

KOMPAS ,Penulis : Kontributor Sukabumi, Budiyanto
Editor : Aprillia Ika

Tentang zoel snage

Baca Juga

PDIP Apresiasi Ponpes Dzikir Al Fath yang Tetap Angkat Budaya Asli Nusantara

Spread the loveBuitenzorg – Mengawali hari kedua kegiatan Safari Kebangsaan VII, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengunjungi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *