Pemkot Bogor Ingatkan Rumah Tangga Bisa Jadi Klaster Baru

oleh -91 views

Buitenzorg – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan rumah tangga bisa menjadi klaster baru penularan Covid-19 sehingga warga Kota Bogor diingatkan untuk berhati-hati dan jujur kepada petugas medis terutama jika memiliki riwayat perjalanan ke daerah lain.

Pada libur akhir pekan Sabtu (15/8) dan Minggu (16/8), warga Kota Bogor yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 24 orang. Sehingga kasus positif Covid-19 seluruhnya menjadi 409.

”Sedangkan kasus positif yang berhasil sembuh pada dua hari terakhir ini adalah empat kasus. Sehingga seluruhnya menjadi 240 kasus atau 58,67 persen,

” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno. Menurut Retno, dari 24 kasus positif yang baru ditemukan, sebagian besar tertular dari klaster rumah tangga di Kota Bogor.

Yakni 14 kasus, kemudian tiga kasus lainnya tertular dari aktivitas ke luar kota, lima kasus tertular dari aktivitas non-klaster, serta satu kasus tertular dari klaster perkantoran.

Selain tambahan kasus positif dan kasus sembuh, dalam dua hari terakhir juga ada dua kasus positif yang meninggal dunia. Kasus positif meninggal dunia seluruhnya menjadi 24 kasus.

Sedangkan, kasus positif yang masih dalam perawatan isolasi di rumah sakit masupun isolasi mandiri di rumah seluruhnya ada 145 kasus.

“Kasus satu keluarga di Kota Bogor terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjadi pembelajaran bagi warga Kota Bogor,” kata Sri Nowo Retno, di Kota Bogor.

Menurutnya, seluruh warga Kota Bogor agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan benar serta jujur kepada petugas medis jika mengalami sakit.

“Karena satu orang dalam keluarga yang memiliki riwayat perjalanan ke daerah lain, dan ketika sakit dapat berpotensi menularkan Covid-19 di keluarganya. Penularan Covid-19 dalam keluarga bisa memunculkan klaster baru,” katanya.

Menurut dia, setiap orang di Kota Bogor harus jujur dengan petugas medis jika memiliki kontak erat dengan pasien kasus positif Covid-19.

Terhadap satu keluarga warga Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, yang terkonfirmasi positif Covid-19, menurut Retno, Dinas Kesehatan Kota Bogor telah melakukan penelusuran, baik di rumah, tetangga sekitar rumah, serta di fasilitas kesehatan yang pernah kontak.

“Di lokasi itu juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan,” katanya.

Retno menegaskan orang yang terkonfirmasi positif semuanya sudah diisolasi di rumah sakit. “Ini adalah upaya kita untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Retno juga mengingatkan warga Kota Bogor yang memiliki riwayat perjalanan keluarga kota, agar melakukan isolasi mandiri. “Kalau berobat, harus menceritakan dengan jujur riwayat perjalanan keluar kota atau ada riwayat kontak dengan orang sakit yang diduga Covid-19,” tutupnya.(sn)